Landak kesepian, landak sedang mencari teman,
landak bertemu dengan tupai, “hai tupai maukah kamu berteman denganku?”
“maaf ya landak, aku takut dengan durimu”, landak sedih ketika di jalan landak bertemu dengan
berang -berang, “hai berang -berang kau mau berteman dengan ku?”, “tidak mau, karena aku takut karena aku
takut tertusuk durimu”, landak pergi, landak jalan terus menerus sambil sedih, ketika di hutan landak bertemu dengan
kura -kura, “kenapa kamu sedih?”, “aku tidak punya teman”, “aku mau jadi teman mu”, “benar kamu nanti ter tusuk”. duriku kan aku punya tempurung yg sangat kuat
landak senang karena punya teman.
mas desi…gimana caranya bikin kayak ginian tapi diperkecil lagi bisa ngak….btw…lagi gak ada ide ya….mpe nulis ceritanya hilmi…he-2
mas, ini yang crita bocah apa bapaknya bocah?
tanpa paksaan dan tanpa tekanan, Hilmi Aulia Rahman, pulang sekolah berkata ” yah, yah , tadi hilmi nulis cerita”. Dengan sedikit dipicu maka Hilmi, diarahkan untuk menuangkan tulisannya di Slawiharmoni…….., mencoba belajar…..